Apresiasi Tenaga Medis, Erwin Siahaan Buat Film tentang COVID-19

Harapan Erwin Siahaan buat film kepahlawanan paramedis, khususnya perawat melawan Covid-19 adalah menggugah hati masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya kesehatan.

“Film ini didedikasikan untuk mengenang perjuangan para medis dalam menghadapi para korban Covid-19 dan para medis yang ikut menjadi korbannya,” kata Erwin Siahaan.

Ketua F-Hanura, PSI dan PPP (HPP) DPRD Medan, itu lebih jauh menjelaskan, film ini merupakan kisah nyata salah seorang paramedis dalam merawat korban Covid-19.

 

Erwin-Siahaan-Buat-Film-tentang-Covid-19

“Kita berharap film ini dapat menggugah hati masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya kesehatan,” tegas Erwin, yang juga sekaligus produser dalam pembuatan film ini, di Medan, Rabu (24/6)

Dalam pembuatan film ini, Erwin menggandeng sutradara, Joey Bangun dan pencipta lagu, Ronni H Pangaribuan.

Film ini diangkat dari lagu Esterlina, yang diciptakan Ronni, dengan ide cerita Erwin Siahaan.

Disebutkan Erwin, yang merupakan Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, rencana pembuatan film ini karena adanya kepedulian dirinya terutama terhadap pandemi Covid-19.

Lebih khusus lagi terhadap banyaknya paramedis, yang menjadi korban saat berjuang membantu pasien.

Sehingga, menggugah hatinya mengangkat kisah nyata dari salah seorang para medis yang menangani Covid-19, yang akhirnya meninggal dunia.

Perjuangan, Cinta dan Perjuangan
Ide cerita ini akan ditambahkan dengan beberapa adegan seperti perjuangan, cinta dan pengorbanan, dedikasi.

Serta bagaimana hidup itu harus terus berjalan walaupun ada masalah.

Untuk proses pembuatan film ini, akan dilakukan beberapa tahapan, seperti fund rising, audisi, casting, launching dan tur keliling.

Dalam fund rising, ujar Siahaan, diberi kesempatan kepada masyarakat untuk membantu pembuatan film ini, karena hampir semua masyarakat terdampak Covid-19.

Bantuan bisa dalam bentuk barang, jasa, tempat dan lainnya untuk penyempurnaan film ini.

Pihaknya juga akan menggaet tokoh masyarakat baik lokal maupun nasional dalam penggarapan film ini.

Karena pandemi ini sungguh luar biasa, karena merupakan musibah alam yang terbesar di zaman ini.

Ide ini sudah disampaikan kepada sutradara di Sumut, Joey Bangun yang sudah banyak berkiprah di dunia perfilman.

Adapun Musik dan aransemennya diserahkan langsung kepada penciptanya, Ronni H Pangaribuan.

Harapannya, mudah-mudahkan film ini bisa berhasil dan sukses untuk menginspirasi masyarakat.

Pihaknya juga berharap dukungan dari institusi manapun agar tercipta film yang bisa menjadi kekayaan aset Medan, Nasional bahkan Internasional.

Sebagai produser, Erwin berjanji tidak akan meninggalkan tugasnya sebagai anggota dewan.

Karena, untuk penggarapannya, sudah diserahkan kepada sutradara dan pencipta lagu.

Untuk video clip dan original sountracknya diserahkan kepada penciptanya dan masternya akan diberi kepada pencipta, sehingga royaltinya bisa diberikan kepadanya.

Di Youtube sekarang ini, mereka tidak mendapat royalti, karena sudah menjadi milik rumah produksi.

Di film ini, nanti video klip akan diubah dalam bentuk baru dan diaransemen ulang dan bisa ditayangkan di channel youtube penciptanya.

“Selain itu, seluruh hasil penjualan dan keuntungan dari film Esterlina ini akan disumbangkan kepada tenaga medis korban Covid-19, ” pungkasnya.

Sementara itu, Joey Bangun kepada wartawan menyebutkan, dirinya bangga bisa dipercaya produser untuk menyutradarai film ini.

Karena film ini yang pertama yang digarap mengangkat pahlawan Covid-19, yaitu paramedis.

“Semoga film ini bisa menginspirasi dan masyarakat tahu bagaimana perjuangan paramedis berhadapan dengan para korban Covid-19, ” pungkasnya.

 

Tulisan ini telah Terbit di Waspada.id
https://waspada.id/medan/erwin-siahaan-buat-film-kepahlawanan-paramedis-melawan-covid-19/

Tinggalkan komentar